Cerita Kakek Umur 70 Tahun Istiqomah Sholat Subuh Berjamaah

cerita kakek istiqomah sholat subuh berjamaah
cerita kakek istiqomah sholat subuh berjamaah

“Dari Mulut yang mana Doa Yang paling Manjur”?

Usianya sudah Tua,untuk berjalan saja sepertinya Beliau kesulitan.Namun Istiqomahnya luar biasa.
Setiap hari Beliau menunggui Kendaraan yang kuparkir ditepi jalan depan Giant Mall Poncol Kota Pasuruan yang saat ini sudah kosong.

perkiraanku usianya sudah lebih dari 70th.
namun Beliau Istiqomah Sholat berjamaah subuh.
Raut wajahnya teduh penuh dengan kasih sayang.
Setiap kali beliau melihat kami dari kejauhan,spontan beliau beranjak dari tempat duduknya seolah menunjukkan sikap tawadhu nya menyambut kami meskipun kami masih berada dalam jarak 100 meter di kejauhan.

Sekira pukul 05.30 biasanya kami ahiri majelis pengajian Kopi ketan di warung milik Cak man di sudut barat daya belakang mall poncol ini.

Baru beberapa langkah keluar warkop,Bapak tua ini sudah bisa melihat kami bertiga dan mungkin Beliau sudah hafal dengan TRIO “Djaloe” ini. kalau boleh saya menyebutnya demikian “Lur”

Trenyuh rasa hatiku setiap kali kulihat Adegan ini.
Kenapa?
Uang Jasa parkir yang gak seberapa itu yang menurutku membuat Beliau menjadi Menjaga sikap itu.
gak mesti sih,kadang 5rb,7rb tergantung sisa kembalian di warkop.tapi terkadang dikasih 10rb kalau gak ada uang pecahan kecil.
Membuat hatiku teriris karena aku simpulkan bahwa bapak ini pastinya setiap hari selalu berharap kendaraan kami berada di sebelah bak sampah itu demi 10rb rupiah pemberian dulurku “Djaloe papak” 😁 ……..kok papak? soale jalu ne wis tuek🤣

“Lur,Sampean rumongso gak? nek saben dino awak dewe iki dijagakno wong iku?”
Sampean ngrasa gak kalau tiap hari kita selalu diharapkan oleh orang itu (RED).
“Kok iso”? tanya dulur kethok kunir dengan sedikit senyum.

“Iyo,soale sampean nek ngasih dia paling sedikit 5rb,dan ini mungkin sangat jarang Bagi nya.
Sehingga Beliau selalu mengharap kedatangan kita.
aku yakin demikian itu adanya.Terbukti dengan semangatnya beliau sudah bangkit dari tempat duduknya meski kita masih terlihat dari kejauhan.
Aku selalu perhatikan itu Lur”

“sampean mungkin gak pernah memperhatikan itu.”
Hal ini juga sama Persis dengan petugas parkir di depan masjid Jami’ pasuruan dimana kami selalu parkir di sebelah utara dekat dengan pos satpol PP.
Pagi tadi hari minggu,kalau hari minggu jumlah jamaah subuh meningkat dua kali lipat dari hari biasa.saat itu parkiran sedikit rapet.dan saat kami masuk mobil,bapak petugas parkir ini selalu merapat mendekati kendaraan kami,seolah memberikan pelayanan kususnya hanya untuk kami.
karena Bobi Djaloe tak pernah sekalipun gak ngasih uang,meskipun uang parkir ini sebenarnya bukan hal yang wajib.
Terlihat dari sikap bapak petugas parkir yang usianya kuperkirakan diatas 60th ini,disaat mobil mobil yang lain mulai bergerak,Beliau masih saja berdiri didekat kendaraan kami.
Artinya,beliau mengabaikan tips dari kendaraan lain yang mungkin belum tentu ada dibanding kendaraan kami yang sudah pasti antara 5 – 10 rb.
Meski dengan perasaan bimbang pagi tadi beliau tampakkan ketika mobil mobil lain di depan kami mulai bergerak meninggalkan tempat,bapak ini sempat melirik mobil mobil itu.
Sedangkan kami masih korek korek tas mengumpulkan pecahan dua ribuan.

Saya berharap kedua bapak ini selalu mendoakan kami bertiga Karena aku yakin Doa Beliau beliau ini manjur.
Dan belum tentu juga Doa KU sendiri di kabulkan.
Logika nya,
karena setiap pagi kami selalu dinanti Beliau berdua,
Semoga bapak sehat terus pak.Mari kita saling mendoakan
Karena saya juga tidak tau
“DARI MULUT SIAPAKAH DOA ITU TERKABUL”

Ikuti terus smule on tv
#MenyanyiDanBerbagi Inspirasi Itu Adanya hanya di
Smule On TV
Registrasi di www.smuleontv.com ya ges??? Agar tercatat sebagai kontributor resmi.

Kontribusi DOA yang kami harapkan.
#TeruslahBerbagi

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *